Pencarian

Jaga Situasi Kamtibmas yang Kondusif, Perwira Polri ini Ciptakan Sungai Undan Cup 2026 Rasa Aman dari Dalam Lapangan

INDRAGIRI HILIR — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan membangun kedekatan bersama masyarakat. Hal tersebut tercermin dalam momentum turnamen sepak bola Sungai Undan Cup 2026, yang menjadi ajang olahraga sekaligus mempererat tali silaturahmi warga.

IPDA Ahmad Akhiruddin, S.I.P., M.H., yang menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Kemuning, Polres Indragiri Hilir, Riau, turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya di tengah suasana turnamen menjadi wasit memimpin Final Sungai Undan Cup 2026 menjadi gambaran pentingnya kedekatan personel Polri dengan masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

Turnamen Sungai Undan Cup 2026 tidak sekadar menjadi arena adu kemampuan antarklub sepak bola. Kegiatan ini juga menjadi ruang kebersamaan bagi pemain, panitia, suporter, dan masyarakat yang datang menyaksikan pertandingan.

Ia mengungkapkan, ditengah tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga sepak bola, menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif menjadi hal yang penting. Sportivitas, sikap saling menghormati, serta kemampuan mengendalikan emosi merupakan nilai-nilai yang perlu dijunjung tinggi agar pertandingan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat persaudaraan.

Sebagai bagian dari institusi Polri, IPDA Ahmad Akhiruddin diharapkan dapat terus mendukung pendekatan kepolisian yang humanis, yakni melalui komunikasi, kedekatan, serta kehadiran langsung di tengah berbagai aktivitas masyarakat.

Kehadiran polisi dalam kegiatan kemasyarakatan juga memiliki arti penting dalam membangun kepercayaan publik. Masyarakat diharapkan dapat merasakan bahwa Polri tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan hukum, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keharmonisan dan mendukung kegiatan positif warga.

Semangat yang dibawa melalui Sungai Undan Cup 2026 pun diharapkan dapat memperkuat persatuan serta menumbuhkan kesadaran bersama bahwa keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Pada akhirnya, ia menjelaskan keberhasilan sebuah turnamen bukan hanya diukur dari siapa yang keluar sebagai juara, melainkan juga dari terjaganya sportivitas, kebersamaan, dan suasana yang aman selama kegiatan berlangsung.

Melalui semangat Sungai Undan Cup 2026, pesan tentang pentingnya menjaga kamtibmas kembali mengemuka: sepak bola menyatukan, sportivitas menguatkan, dan keamanan menjadi tanggung jawab bersama.