Pencarian

DPD AMPI INHIL DEKLARASIKAN DUKUNGAN KEPADA H. HERMAN, SE., MT. SEBAGAI CALON KETUA DPD II PARTAI GOLKAR INHIL

TEMBILAHAN, POJOK. CO - Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Kabupaten Indragiri Hilir menyatakan dukungan kepada H. Herman, SE., MT. sebagai calon Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Indragiri Hilir. Senin (21/09/2026).

Dukungan tersebut menjadi bagian dari sikap politik AMPI dalam melihat kebutuhan Golkar Inhil ke depan: kepemimpinan yang mampu mengonsolidasikan seluruh kekuatan partai, merawat soliditas kader, memperkuat regenerasi, sekaligus membawa Golkar kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di Kabupaten Indragiri Hilir.

Plt. Sekretaris DPD AMPI Kabupaten Indragiri Hilir, David Aqmal, mengatakan keputusan tersebut lahir dari pembacaan terhadap kebutuhan organisasi, bukan sekadar persoalan figur.

“Kami melihat H. Herman memiliki kapasitas kepemimpinan yang dibutuhkan Golkar Inhil hari ini. Golkar tidak sedang mencari sekadar seorang ketua, tetapi membutuhkan pemimpin yang mampu menjadi lokomotif konsolidasi, menyatukan kekuatan yang ada dan mengubah energi politik kader menjadi kerja organisasi yang nyata.”

David menilai pengalaman dan kapasitas H. Herman merupakan modal penting untuk membawa Golkar Inhil memasuki babak baru.

“Saya memiliki keyakinan bahwa H. Herman mampu memimpin Golkar Inhil dengan baik. Beliau punya pengalaman, kemampuan membaca dinamika politik dan kapasitas untuk membangun komunikasi dengan berbagai kelompok. Dalam politik, kemampuan merangkul jauh lebih penting daripada sekadar kemampuan memenangkan pertarungan internal.”

Menurut David, Golkar membutuhkan kepemimpinan yang mampu melihat partai secara lebih luas. Kebesaran Golkar, katanya, tidak boleh hanya bertumpu pada sejarah, tetapi harus terus diperbarui melalui kaderisasi, inovasi strategi dan kedekatan dengan masyarakat.

“Kita tidak boleh hidup dari romantisme kejayaan masa lalu. Pohon Beringin harus terus tumbuh. Artinya, struktur harus hidup, kader harus bergerak, generasi muda harus diberi ruang dan partai harus hadir menjawab persoalan masyarakat. Saya melihat H. Herman memiliki perspektif kepemimpinan yang dapat membawa semangat itu.”

David bahkan menyebut dukungan terhadap H. Herman sebagai bentuk kepercayaan politik yang diberikan AMPI untuk membawa Golkar Inhil menjadi lebih solid dan progresif.

“Bagi saya, H. Herman bukan hanya figur yang layak memimpin secara administratif, tetapi figur yang memiliki potensi untuk menjadi pemersatu kekuatan politik Golkar Inhil. Kalau partai ingin besar, ketuanya harus mampu berdiri di atas semua kelompok dan menjadi rumah bersama bagi seluruh kader.”

Ia menegaskan, dukungan AMPI tidak boleh dimaknai sebatas dukungan personal terhadap seorang kandidat. Menurutnya, yang jauh lebih penting adalah agenda besar yang berada di balik kepemimpinan tersebut.

“Kami memberikan dukungan karena kami ingin melihat Golkar Inhil memiliki arah yang jelas. Kami ingin ada kepemimpinan yang mampu membangun kultur organisasi yang kuat, membuka ruang bagi anak muda, menghargai senioritas sebagai pengalaman, sekaligus memberikan ruang kepada generasi baru untuk tumbuh.”

David juga mengingatkan bahwa setelah Musda, seluruh faksi dan kelompok di internal Golkar harus kembali menjadi satu kesatuan.

“Musda bukan garis finish. Musda justru garis start. Setelah proses politik selesai, tidak boleh ada lagi cerita tentang siapa mendukung siapa. Semua harus kembali menjadi kader Golkar. Kalau H. Herman diberikan amanah, maka tugas berikutnya adalah merangkul semua kekuatan dan memastikan tidak ada kader yang merasa ditinggalkan.”

Menurutnya, tantangan terbesar Golkar Inhil bukan sekadar memenangkan kontestasi internal, tetapi bagaimana menjadikan hasil Musda sebagai fondasi untuk membangun kekuatan politik jangka panjang.

“Saya percaya H. Herman memahami bahwa menjadi Ketua Golkar bukan soal mendapatkan jabatan, tetapi menerima beban sejarah dan tanggung jawab organisasi. Ketua harus siap bekerja lebih banyak, mendengar lebih banyak dan mengonsolidasikan lebih banyak. Karena itu, kami percaya beliau mampu menjalankan amanah tersebut.”

David menambahkan, AMPI siap menjadi bagian dari proses regenerasi dan penguatan Golkar Inhil.

“Kami di AMPI tidak ingin hanya menjadi penonton. Anak muda harus menjadi bagian dari dapur politik Golkar. Kami siap bekerja, berdiskusi, mengawal gagasan dan ikut membangun mesin organisasi. Kami ingin kepemimpinan H. Herman nanti benar-benar membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk berproses.”

Menutup pernyataannya, David menegaskan bahwa dukungan kepada H. Herman merupakan bagian dari ikhtiar membangun kembali kekuatan Golkar Inhil melalui kepemimpinan yang solid, inklusif dan berorientasi pada masa depan.

“Kami percaya H. Herman mampu membawa Golkar Inhil menjadi lebih solid, lebih modern dan lebih dekat dengan masyarakat. Kepercayaan ini bukan diberikan tanpa alasan. Kami melihat kapasitas, pengalaman dan kemampuan beliau untuk memimpin. Sekarang yang dibutuhkan adalah keberanian untuk membangun kembali Golkar secara bersama-sama. AMPI siap mengambil bagian dalam proses itu.”

Dukungan DPD AMPI Inhil tersebut sekaligus menegaskan bahwa regenerasi, konsolidasi dan penguatan peran generasi muda menjadi bagian penting dalam arah politik Golkar Inhil ke depan. Sebelumnya, David juga telah menyampaikan bahwa Musda seharusnya menjadi momentum menentukan arah partai, bukan sekadar forum pergantian kepemimpinan.