INDRAGIRI HILIR, POJOK– Dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ke-61, mahasiswa Aidil Akbar mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat hilirisasi industri kelapa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Aidil pada peringatan Milad Inhil tahun 2026. Menurutnya, sebagai salah satu daerah penghasil kelapa terbesar di Indonesia, Inhil memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Namun, sebagian besar hasil kelapa masih dijual dalam bentuk bahan mentah sehingga nilai tambah ekonominya belum dinikmati secara maksimal oleh masyarakat, terutama petani.
Aidil menilai kondisi tersebut menjadi salah satu alasan penting mengapa pemerintah perlu mempercepat pembangunan industri pengolahan kelapa di daerah. Dengan adanya hilirisasi, nilai jual produk dapat meningkat, lapangan kerja baru tercipta, dan pendapatan masyarakat dapat bertambah.
"Milad Inhil harus menjadi momentum refleksi dan evaluasi pembangunan. Kekayaan alam yang dimiliki daerah ini harus mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan rakyat," ujar Aidil.
Ia juga berharap pemerintah daerah terus memperkuat sektor pertanian melalui pembangunan infrastruktur pendukung, penguatan koperasi petani, serta perluasan akses pasar bagi produk-produk lokal.
Menurut Aidil, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemeriahan perayaan hari jadi, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan manfaat dari kekayaan alam yang dimiliki daerah tersebut

