Tembilahan, Pojok.co— Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nahdlatul Ulama 2 Tembilahan Hulu menggelar Wisuda Tahfiz Al-Qur’an ke-5 yang berlangsung di Aula Hotel Harmona Tembilahan, Kamis (5/2/2026).
Sebanyak 80 orang santri mengikuti prosesi wisuda tahfiz tersebut. Dari jumlah itu, 15 orang santri berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an, sementara santri lainnya merupakan hafiz dengan capaian hafalan berjenjang.
Bupati Indragiri Hilir, Herman, yang diwakili Staf Ahli Bupati Muammar Qaddafi, menyampaikan apresiasi atas komitmen MI Nahdlatul Ulama 2 Tembilahan Hulu dalam membangun pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini.
Muammar Qaddafi berharap para hafiz dan hafizah tidak hanya mampu menghafal, tetapi juga memahami serta mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anak yang mampu memahami Al-Qur’an dengan baik akan memiliki fondasi iman dan akhlak yang kuat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan tahfiz merupakan fondasi penting dalam membangun karakter generasi muda. Menurutnya, pembinaan Al-Qur’an sejak dini menjadi bekal utama dalam menghadapi tantangan masa depan.
“Pendidikan berbasis Al-Qur’an harus terus diperkuat agar lahir generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” tambahnya.
Kegiatan wisuda tahfiz ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun fondasi pendidikan keagamaan yang kokoh, sekaligus memperkuat peran lembaga pendidikan Islam dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul di Kabupaten. (Nr)

