SEMMI Sumatera Selatan Menjadi Ketua Pelaksana Deklarasi Pemuda Sumsel Bersatu untuk NKRI

Palembang, suarasi.com – Dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda, Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Sumatera Selatan bersama pemuda dari berbagai organisasi kepemudaan yang tergabung dalam forum pemuda NKRI adakan deklarasi sumpah pemuda di Taman Makam Pahlawan Kota Palembang, Senin (28/10).

“Deklarasi pemuda Sumsel bersatu mengangkat ‘Peran Pemuda dalam Merajut Toleransi Persatuan dalam Kebhinekaan Berlandaskan Semangat Sumpah Pemuda’ yang turut di hadiri oleh wakil gubernur sumatera selatan, Mawardi Yahya, Kapolda Sumatera Selatan yang di wakili oleh Direktur Intelkam Kombes Pol Budi Sajidin, Dandim 0418 kota Palembang Kolonel widodo Noercahyo, serta 38 lebih OKP dan BEM serta ormas Sumatera Selatan,” ujar Ketua Pelaksana kegiatan, Rendi Hirawansyah kepada wartawan.

Rendi menambahkan dalam acara memperingati hari sumpah pemuda bertujuan untuk merajut kebersamaan dan kesatuan pemuda Sumatera Selatan.

Menurut Rendi, dengan momentum hari sumpah pemuda kita satukan pemuda, dengan semangat sumpah pemuda kita kokohkan persatuan demi terciptanya Sumsel yang kondusif dan zoro konflik.

“Terutama pasca pemilu, mungkin kita mempunyai pilihan masing-masing. Namun semua itu sudah selesai dan sekarang mari kita bersatu untuk Indonesia maju,” tutup Ketua Umum SEMMI Sumatera Selatan ini.

sumber: suarasi.com

Urban Decay Naked Honey Palette Dengan Sentuhan Warna Hangat Emas Dan Tembaga

Jakarta – Untuk para pencinta kecantikan ada kabar gembira pada kamis, 17 Oktober 2019 Urban Decay cosmetics baru melauching produk terbarunya untuk eyeshadow yaitu ” Urban Decay Naked Honey Palette” di The Swillhouse,SCBD , Jakarta Selatan.

Urban Decay Naked Honey Palette terdiri 12 warna baru yang tahan lama sangat berpigmen, dan sempurna untuk setiap kesempatan, sepanjang tahun. Dengan kombinasi mattes, shimmers dan metallics, palet ini sangat baik untuk menciptakan beragam tampilan dari natural sampai bercahaya.

12 warna dari Urban Decay Naked Honey Palette terdiri warna coklat tua dan amber, dengan shimmers emas, tembaga dan perunggu bercahaya yang sesuai dengan semua warna kulit.

Rahadian MargaSaputra selaku PR dan digital comunitty manager untuk Urban Decay cosmetics mengatakan; “Hari ini kita ada event launching produk barunya dari urban decay dan saya mengundang para beauty influencer ternama Indonesia untuk hadir bisa mencoba Urban Decay Naked Honey ini”, ujar Rahadian yang ditemui oleh awak media sesuai jumpa pers di The Swillhouse,SCBD , Jakarta Selatan.

Jujur belum ada yang mengunakan produk Urban Decay Naked Honey tetapi hanya ada 5 orang beuaty influncer yang beruntung sebelum event ini sudah memcoba produk ini karena dipilih oleh Urban Decay internasional, ujar Rahadian kembali

Urban Decay Naked Honey dapat setiap tampilan dasar mata menjadi mengilap berada pada tingkat yang sama sekali baru karena warna emas dan tembaga cantik ini ke kelopak mata Anda akan memberi mata Anda kehidupan baru, dan dalam cahaya yang tepat mereka hampir membutakan setiap orang yang melihatnya.

Jika kita menbahas soal trend make up tentu saja seperti yang kita ketahui bahwa semua orang itu beda-beda walaupun  kita dilahirkan pada hari yang sama atau zodiak yang sama pasti akan tetap ada perbedaan, ungkap Rahadian.

Kita ingin memberi tahu bahwa make up bukan hanya untuk membuat kalian menjadi cantik atau apa tetapi kita disini dapat menentukan diri sendiri harus bagaimana tanpa harus ada  perintah dari orang lain karena kita itu harus menjadi diri kita sendiri, tutur Rahadian

Walaupun kita terkadang pada saat make up bertanya kepada orang lain ini bagus atau tidak tetapi kembali lagi kepada lumbuk hati kita yang paling dalam jika ini yang terbaik untuk kita dan hal inilah yang ingin di tonjolkan pada Urban Decay Naked Honey, katanya.

Jika kita menbahas soal trend dari urban decay itu tergantung oleh masing-masing orang itu cocok tetapi untuk beberapa tahun belakangan banyak yang ikutin trend tetapi kenyataan tidak cocok dengan kulit kita jadi kalau untuk make up tidak bisa ikutin trend, katanya

Saya mau ingatkan kepada kalian untuk pakai make up yang memang nyaman untuk kalian tetapi kalian bisa saja ikut trend hanya saja pilih yang mana yang cocok untuk kalian karena trend itu dalam satu pekan bisa bervariasi untuk make up, tegas Rahadian.

Untuk event ini urban decay pasti utamakan pada produk terbaru kita Urban Decay Naked Honey karena semua tentang gold dan natural dan semoga dengan lauching produk terbaru kita urban decay bisa menjadi trend model make up di Indonesia makin banyak orang yang suka dengan produk kita, harap Rahadian.

Untuk yang ingin beli produk terbaru Urban Decay; “Urban Decay Naked Honey ” sudah dapat dibeli pada sephora untuk online dan off line dan sociolla.(RK)

PB SEMMI Gelar Ngobrol Pemuda Indonesia

Jakarta, Akuratnews.com – Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menggelar acara Ngobrol Pemuda Indonesia di Rumah Kebangsaan HOS Tjokroaminoto, Jl. Taman Amir Hamzah ano 2, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (28/10/19). Dalam diskusi tersebut mengangkat tema “Peran Pemuda dalam Mewujudkan Indonesia Maju”.

“Sebelum melakukan perubahan terhadap bangsa dan negara, pemuda harus terlebih dahulu mengubah diri sendiri menjadi lebih baik, lebih kritis dan menghilangkan sikap pragmatisme,” ujar Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (DPP AMPG), Mustafa Raja, dalam diskusi memperingati hari Sumpah Pemuda ini.

Mustafa Raja juga menambahkan jika tantangan kedepan lebih sulit lagi. “Pemuda dihadapkan dengan persaingan yang lebih ketat lagi antar negara. Oleh karena itu, pemuda zaman sekarang harus bisa mengisi bonus demografi dengan baik untuk menuju Indonesia maju,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Mahasiswa Pancasila (DPP Mapancas), Medi Sumaedi mengatakan pemuda harus dapat menyerap informasi secara cermat dan cepat serta harus selalu krearif.

“Dan yang lebih terpenting paham radikalisme, terorisme hingga ekstrimisme harus dibumi hanguskan dari Indonesia. Caranya adalah dengan kembali mengaktualisasikan kembali nilai-nilai pancasila dalam setiap sendi kehidupan,” ujarnya.

Sedangkan, Ardi Susanto selaku Ketua Umum Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) berujar saatnya pemuda kembali bersatu untuk kembali mewujudkan Indonesia maju.

“Penyatuan tersebut bisa dilakukan dengan memperkuat diaspora atau orang-orang Indonesia yang berada diluar negeri untuk membantu proses kemajuan pemuda Indonesia,” jelasnya.

Ditempat terpisah, Ketua Umum Gerakan Pemuda Hati Nurani Rakyat (Gemura), Oktasari Sabil menyampaikan bawa pemuda dan/atau Mahasiswa memiliki tingkat kepekaan yang lebih baik terhadap sosial dan kebijakan pemerintah, menyampaikan aspirasi, memberikan pendapat dan pertimbangan solusi untuk memperbaiki kondisi sosial politik.

“Dilihat dari keseluruhan pemaparan peran pemuda dalam sosial politik menuju Indonesia maju, pemuda sejatinya memiliki peran dan fungsi yang strategis dalam pembangunan dan perubahan sosial bahkan menjadi nafas dan tulang punggung peradaban,” tambahnya.

Pemuda, lanjut Oktasari, menjadi aktor dari pembangunan dan perubahan bangsa Indonesia, sebagai Agent of change, social control, dan iron stock seyogyanya mengusahakan yang terbaik untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik dan Indonesia yang maju bermartabat.

Diakhir acara, para peserta dan pemateri sepakat untuk mengawal pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin demi terwujudnya Indonesia Maju.

“Kami siap mengawal pemerintahan Jokowi-Ma’ruf selama lima tahun ini. Kami siap membantu pemerintah untuk memberantas segala bentuk radikalisme, terorisme, ekstrimisme dan gerakan-gerakan yang mengancam keutuhan NKRI, mengacaukan keamanan serta memecah belah bangsa dan negara serta melakukan kritik membangun untuk kemajuan indonesia,” tegas Ketum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra.

Penulis : Jewe
Editor : Redaksi

sumber: akuratnews.com

Penunjukan Wamen dianggap Hanya Bagi-bagi Jabatan untuk Timses

Merahputih.com – Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (Semmi) Wahyu Bintang Saputra menilai, penunjukkan Wakil Menteri dianggap bertentangan dengan semangat Jokowi yang ingin mempersingkat birokrasi di pemerintahan.

“Sebenarnya tugas Menteri ini sudah sangat mudah karena sudah ada Deputi, dirjen dan sebagainya. Nah Wakil Menteri ini malah jadi suatu pertanyaan, apakah wamen ini diperuntukkan untuk sebuah jabatan politis, ataukah memang kebutuhan untuk membantu pemerintah dalam pembangunan 5 tahun kedepan,” kata Bintang di kantor Pusat Syarikat Islam, Jakarta Pusat, Senin (28/10).

Penambahan wakil menteri ini juga bisa menimbulkan stigma bahwa Jokowi melakukan politik oligarki dan bagi-bagi kekuasaan terhadap orang yang sudah berjuang memenangkan dirinya.

“Jangan sampai nanti stigma masyarakat melihat bahwa Wakil Menteri diadakan oleh pak presiden Jokowi dan pak kiai Ma’ruf Amin sebagai wapres untuk bagi jabatan seusai Pilpres 2019,” sesal Wahyu.

Bintang melihat, salah satu pos menteri yang tak perlu diisi sosok wakil antara lain Kementerian Pertahanan yang kini dipimpin Prabowo Subianto.

“Menhan ini sebenarnya gak perlu karena kalau dalam mengatur Pertahanan ataupun kedaulatan ketika ada matahari kembar ini akan sifatnya kalau militer kan komando. Nah kalau ada matahari kembar, komandonya mau kesiapa? Wakil menteri atau ke Menteri?;” tanya Bintang.

Suasana pelantikan 12 wakil menteri oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta pada Jumat (25/10/2019). (Biro Pers, Setpres)
Suasana pelantikan 12 wakil menteri oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta pada Jumat (25/10/2019). (Biro Pers, Setpres)

Ia melihat, hal ini kan akan membuat situasi tak stabil dan bisa memicu adanya konflik internal. “Menurut saya lebih bagus dan lebih baik proporsional saja Menteri yang sudah ada,” jelas Bintang yang juga aktivis muda ini.

Bintang menyebut, bisa saja posisi Wakil Menteri akan membuat terjadinya koalisi gemuk. “Kenapa? Karena akan banyak rong-rongan gitu kedepan. Kasihan pak jokowi dan pak Ma’ruf Amin ketika di rong-rong oleh koalisinya sendiri,” jelas dia.

Seperti posisi yang ditempati Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi sebagai Wamendes dan Bedum TKN Wahyu Trenggono sebagai Wamenhan.

“Kemampuannya di Kementerian apa gitu kan sesuai, itu menurut saya gak masalah. Tapi kalau beda gitu, dia basically apa tapi ditempatkan apa. Nah ini bermasalah,” kata dia.

Bintang meminta Jokowu untuk fokus pada kinerjanya. “Lebih baik berjalan saja sesuai dengan visi misinya. Kami Pemuda dan mahasiswa siap mengawal beliau di 5 tahun kedepan,” pungkas Bintang. (Knu)

sumber: merahputih.com

Kawal Pemerintahan Jokowi-Maruf PB SEMMI Hadirkan NGOPI Semangat Sumpah Pemuda

Jakarta, Semmi.id – Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menggelar diskusi dalam memperingati hari Sumpah Pemuda dengan tema ‘Peran Pemuda dalam Mewujudkan Indonesia Maju’ di Rumah Kebangsaan HOS Tjokroaminoto, Jalan Taman Amir Hamzah nomor 2, Pengangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/10).

Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (DPP AMPG), Mustafa Raja menyampaikan “Sebelum melakukan perubahan terhadap bangsa dan negara, pemuda harus terlebih dahulu mengubah diri sendiri menjadi lebih baik, lebih kritis dan menghilangkan sikap pragmatisme.”

Mustafa Raja menambahkan bahwa tantangan kedepan akan lebih sulit lagi, Pemuda dihadapkan dengan persaingan yang lebih ketat lagi antar negara. Oleh karena itu, pemuda zaman sekarang harus bisa mengisi bonus demografi dengan baik untuk menuju Indonesia maju.

Sementara itu, menurut Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Mahasiswa Pancasila (DPP Mapancas), Medi Sumaedi mengatakan pemuda harus dapat menyerap informasi secara cermat dan cepat serta harus selalu krearif.

“Dan yang lebih terpenting paham radikalisme, terorisme hingga ekstrimisme harus dibumi hanguskan dari Indonesia. Caranya adalah dengan kembali mengaktualisasikan kembali nilai-nilai pancasila dalam setiap sendi kehidupan,” tambahnya dihadapan peserta diskusi dari perwakilan mahasiswa dan pemuda.

Sedangkan, Ardi Susanto selaku Ketua Umum Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) menjelaskan bahwa saatnya pemuda kembali bersatu untuk kembali mewujudkan Indonesia maju.

“Penyatuan tersebut bisa dilakukan dengan memperkuat diaspora atau orang-orang Indonesia yang berada diluar negeri untuk membantu proses kemajuan pemuda Indonesia,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Ketua Umum Gerakan Pemuda Hati Nurani Rakyat (Gemura), Oktasari Sabil menyampaikan bawa pemuda dan/atau Mahasiswa memiliki tingkat kepekaan yang lebih baik terhadap sosial dan kebijakan pemerintah, menyampaikan aspirasi, memberikan pendapat dan pertimbangan solusi untuk memperbaiki kondisi sosial politik.

“Dilihat dari keseluruhan pemaparan peran pemuda dalam sosial politik menuju Indonesia maju, pemuda sejatinya memiliki peran dan fungsi yang strategis dalam pembangunan dan perubahan sosial bahkan menjadi nafas dan tulang punggung peradaban,” tambahnya.

Oktasari juga menambahkan bahwa pemuda harusnya menjadi aktor dari pembangunan dan perubahan bangsa Indonesia, sebagai Agent of change, social control, dan iron stock seyogyanya mengusahakan yang terbaik untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik dan Indonesia yang maju bermartabat.

Diakhir acara, para peserta dan pemateri sepakat untuk mengawal pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin demi terwujudnya Indonesia Maju.

“Kami siap mengawal pemerintahan Jokowi-Ma’ruf selama lima tahun ini. Kami siap membantu pemerintah untuk memberantas segala bentuk radikalisme, terorisme, ekstrimisme dan gerakan-gerakan yang mengancam keutuhan NKRI, mengacaukan keamanan serta memecah belah bangsa dan negara serta melakukan kritik membangun untuk kemajuan indonesia,” tegas Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra.

sumber: semmi.id

Dengan Semangat Sumpah Pemuda, Komitmen Mengawal Pemerintahan 5 Tahun Kedepan

Jakarta, suarasi.com – “Sebelum melakukan perubahan terhadap bangsa dan negara, pemuda harus terlebih dahulu mengubah diri sendiri menjadi lebih baik, lebih kritis dan menghilangkan sikap pragmatisme,” ujar Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (DPP AMPG), Mustafa Raja, dalam diskusi memperingati hari Sumpah Pemuda yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) di Rumah Kebangsaan HOS Tjokroaminoto, Jalan Taman Amir Hamzah nomor 2, Pengangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/10).

Mustafa Raja menambahkan jika tantangan kedepan lebih sulit lagi. “Pemuda dihadapkan dengan persaingan yang lebih ketat lagi antar negara. Oleh karena itu, pemuda zaman sekarang harus bisa mengisi bonus demografi dengan baik untuk menuju Indonesia maju,” tegasnya dalam diskusi dengan tema ‘Peran Pemuda dalam Mewujudkan Indonesia Maju’ tersebut.

Sementara itu, pembicara lain, yakni Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Mahasiswa Pancasila (DPP Mapancas), Medi Sumaedi mengatakan pemuda harus dapat menyerap informasi secara cermat dan cepat serta harus selalu krearif.

“Dan yang lebih terpenting paham radikalisme, terorisme hingga ekstrimisme harus dibumi hanguskan dari Indonesia. Caranya adalah dengan kembali mengaktualisasikan kembali nilai-nilai pancasila dalam setiap sendi kehidupan,” tambahnya dihadapan peserta diskusi dari perwakilan mahasiswa dan pemuda.

Sedangkan, Ardi Susanto selaku Ketua Umum Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) berujar saatnya pemuda kembali bersatu untuk kembali mewujudkan Indonesia maju.

“Penyatuan tersebut bisa dilakukan dengan memperkuat diaspora atau orang-orang Indonesia yang berada diluar negeri untuk membantu proses kemajuan pemuda Indonesia,” jelasnya.

Ditempat terpisah, Ketua Umum Gerakan Pemuda Hati Nurani Rakyat (Gemura), Oktasari Sabil menyampaikan bawa pemuda dan/atau Mahasiswa memiliki tingkat kepekaan yang lebih baik terhadap sosial dan kebijakan pemerintah, menyampaikan aspirasi, memberikan pendapat dan pertimbangan solusi untuk memperbaiki kondisi sosial politik.

“Dilihat dari keseluruhan pemaparan peran pemuda dalam sosial politik menuju Indonesia maju, pemuda sejatinya memiliki peran dan fungsi yang strategis dalam pembangunan dan perubahan sosial bahkan menjadi nafas dan tulang punggung peradaban,” tambahnya.

Pemuda, lanjut Oktasari, menjadi aktor dari pembangunan dan perubahan bangsa Indonesia, sebagai Agent of change, social control, dan iron stock seyogyanya mengusahakan yang terbaik untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik dan Indonesia yang maju bermartabat.

Diakhir acara, para peserta dan pemateri sepakat untuk mengawal pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin demi terwujudnya Indonesia Maju.

“Kami siap mengawal pemerintahan Jokowi-Ma’ruf selama lima tahun ini. Kami siap membantu pemerintah untuk memberantas segala bentuk radikalisme, terorisme, ekstrimisme dan gerakan-gerakan yang mengancam keutuhan NKRI, mengacaukan keamanan serta memecah belah bangsa dan negara serta melakukan kritik membangun untuk kemajuan indonesia,” tegas Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra.

sumber: suarasi.com

SEMMI SUMSEL : Momentum Sumpah Pemuda, Satukan Pemuda Indonesia

Palembang, Semmi.id – Dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda, Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Sumatera Selatan bersama pemuda dari berbagai organisasi kepemudaan yang tergabung dalam forum pemuda NKRI adakan deklarasi sumpah pemuda di Taman Makam Pahlawan Kota Palembang, Senin (28/10).

“Deklarasi pemuda Sumsel bersatu mengangkat ‘Peran Pemuda dalam Merajut Toleransi Persatuan dalam Kebhinekaan Berlandaskan Semangat Sumpah Pemuda’ yang turut di hadiri oleh wakil gubernur sumatera selatan, Mawardi Yahya, Kapolda Sumatera Selatan yang di wakili oleh Direktur Intelkam Kombes Pol Budi Sajidin, Dandim 0418 kota Palembang Kolonel widodo Noercahyo, serta 38 lebih OKP dan BEM serta ormas Sumatera Selatan,” ujar Ketua Pelaksana kegiatan, Rendi Hirawansyah kepada wartawan.

Rendi menambahkan dalam acara memperingati hari sumpah pemuda bertujuan untuk merajut kebersamaan dan kesatuan pemuda Sumatera Selatan.

Menurut Rendi, dengan momentum hari sumpah pemuda kita satukan pemuda, dengan semangat sumpah pemuda kita kokohkan persatuan demi terciptanya Sumsel yang kondusif dan zoro konflik.

“Terutama pasca pemilu, mungkin kita mempunyai pilihan masing-masing. Namun semua itu sudah selesai dan sekarang mari kita bersatu untuk Indonesia maju,” tutupnya.

sumber: semmi.id

Tjokroaminoto Dan Refleksi Pemuda

OPINI – Telah berumur 74 tahun sudah Indonesia berdiri dan diproklamirkan sebagai wujud kedaulatan yang bersumber dari semangat juang setiap masyarakat pribumi, dan dimotori oleh para pemuda-pemudi bangsa.

HOS Tjokroaminoto ialah salah satu tokoh yang menjadi hulu pemikiran yang beredar di seluruh penjuru bangsa. Buah hasil pemirannya yaitu organisasi Syarikat Islam (SI) yang berhasil mendidk setiap kadernya menjadi tokoh berpengaruh.

Menrut sejarawan Bonnie, Tjokroaminoto yang menjadi guru dari para pendiri bangsa dan menyatukan berbagai perbedaan lewat Syarikat Islam, bisa menjadi rujukan penanganan radikalisme saat ini.

Salah satu anak organisasi SI yaitu PERISAI merupakan organisasi yang konsisten untuk menangkal gerakan radikalisme sejak pertama berdiri sampai sekarang.

Hari ini memperingati hari sumpah pemuda yang ke-91 tahun. Ini berarti sudah seusia itu pemuda bersatu membangun bangsa.

Pemuda harus cerdas dalam menanggapi problematika sosial sehingga tidak mudah terpapar komunitas radikal. Pemuda semestinya harus mampu cekatan dan cerdas dalam menanggapi isu-isu sosial sehingga tidak mengikuti arus dan beranggapan sebuah masalah dapat diselesaikan dengan kekerasan sehingga dapat terhindar paham-paham radikalisme.

Seharusnya pemuda saat ini telah berfikir visioner untuk membangun bangsa. “Kalau saya pribadi kita sebagai insan perajut benang-benang kemajuan untuk bangsa semestinya harus memikirkan kebutuhan Indonesia di masa datang agar tidak selalu merasa ketinggalan,”.

Memang benar bahwa partisipasi pemuda begitu penting karena menjadi tulang punggung suatu bangsa. Namun sayangnya setiap perekrutan komunitas radikal pemuda tidak pernah absen di dalamnya.

“Sebaiknya para pemuda bermusyawarah untuk merumuskan pemikiran serta gagasan baru dalam menyikapi tantangan zaman bukan malah terus menerus berkutat pada wacana semu yang tidak memiliki guna bahkan malah memecah belah bangsa serta negara kedepannya,”.

Penulis: Siddiq Muharam (Ketua Umum PW PERISAI Sultra)

sumber: potretsultra.com

Bagi Syarikat Islam, Banjarnegera Miliki Peran Penting

BANJARNEGARA,suaramerdeka.com – Meski hanya sebuah kota kecil di Jawa Tengah bagian selatan, namun Banjarnegara memiliki arti cukup besar dalam pergerakan dan kebangkitan nasional. Selain itu juga menjadi kota bersejarah bagi Syarikat Islam.

Hal itu disampaikan dosen Jurusan Sejarah Unnes, Tsabit Azinar Ahmad, penulis buku Sejarah Syarikat Islam Banjarnegara dalam diskusi Banjarnegara Kota Kebangkitan Nasional dan Bedah Buku Sejarah Syarikat Islam Banjarnegara, Minggu (27/5).

Acara tersebut dilaksanakan oleh Yayasan Sahabat Muda Indonesia (YSMI) bekerja sama dengan Direktorat Sejarah Kemdikbud di Sasana Adi Guna Setda Banjarnegara.

”Ternyata tidak hanya bagi Syarikat Islam saja Banjarnegara memiliki peran penting, namun beberapa tokoh pergerakan nasional juga
dilahirkan dan tumbuh berkembang di kota ini,” ujar Tsabit.

Dari Banjarnegara ada tokoh Sumitro Kolopaking yang merupakan anggota BPUPKI. Ada juga Taufiqurohman yang selain menjadi Sekjen Masyumi di Pemilu 1955, juga anggota Dewan Konstituante.

”Ini menunjukkan Banjarnegara pantas jika disebut sebagai kota pergerakan nasional,” ujar Tsabit.

Tsabit berharap tulisannya mampu menginspirasi generasi masa kini  untuk tertarik dengan sejarah, bahkan menuliskan sejarahnya sendiri.

”Masih banyak objek dan peristiwa sejarah di Banjarnegara yang perlu dan penting dibukukan sejarahnya. Karya ini merupakan pancingan agar lebih banyak lagi generasi muda yang menulis sejarah lokal,” harapnya.

Ketua Umum Yayasan Sahabat Muda Indonesia (YSMI), Heni Purwono, yang juga guru sejarah, berharap event itu mampu menumbuhkan kesadaran sejarah warga Banjarnegara.

”Banjarnegara menyimpan peninggalan sejarah dari zaman klasik Hindu, Budha, Islam, kolonial hingga kontemporer yang cukup lengkap.
Masyarakat harus memiliki kesadaran sejarah agar sejarah Banjarnegara tidak hilang dimakan zaman,” katanya.


(M Syarif SW/CN40/SM Network)

sumber: suaramerdeka.com