by

Bagi Syarikat Islam, Banjarnegera Miliki Peran Penting

BANJARNEGARA,suaramerdeka.com – Meski hanya sebuah kota kecil di Jawa Tengah bagian selatan, namun Banjarnegara memiliki arti cukup besar dalam pergerakan dan kebangkitan nasional. Selain itu juga menjadi kota bersejarah bagi Syarikat Islam.

Hal itu disampaikan dosen Jurusan Sejarah Unnes, Tsabit Azinar Ahmad, penulis buku Sejarah Syarikat Islam Banjarnegara dalam diskusi Banjarnegara Kota Kebangkitan Nasional dan Bedah Buku Sejarah Syarikat Islam Banjarnegara, Minggu (27/5).

Acara tersebut dilaksanakan oleh Yayasan Sahabat Muda Indonesia (YSMI) bekerja sama dengan Direktorat Sejarah Kemdikbud di Sasana Adi Guna Setda Banjarnegara.

”Ternyata tidak hanya bagi Syarikat Islam saja Banjarnegara memiliki peran penting, namun beberapa tokoh pergerakan nasional juga
dilahirkan dan tumbuh berkembang di kota ini,” ujar Tsabit.

Dari Banjarnegara ada tokoh Sumitro Kolopaking yang merupakan anggota BPUPKI. Ada juga Taufiqurohman yang selain menjadi Sekjen Masyumi di Pemilu 1955, juga anggota Dewan Konstituante.

”Ini menunjukkan Banjarnegara pantas jika disebut sebagai kota pergerakan nasional,” ujar Tsabit.

Tsabit berharap tulisannya mampu menginspirasi generasi masa kini  untuk tertarik dengan sejarah, bahkan menuliskan sejarahnya sendiri.

”Masih banyak objek dan peristiwa sejarah di Banjarnegara yang perlu dan penting dibukukan sejarahnya. Karya ini merupakan pancingan agar lebih banyak lagi generasi muda yang menulis sejarah lokal,” harapnya.

Ketua Umum Yayasan Sahabat Muda Indonesia (YSMI), Heni Purwono, yang juga guru sejarah, berharap event itu mampu menumbuhkan kesadaran sejarah warga Banjarnegara.

”Banjarnegara menyimpan peninggalan sejarah dari zaman klasik Hindu, Budha, Islam, kolonial hingga kontemporer yang cukup lengkap.
Masyarakat harus memiliki kesadaran sejarah agar sejarah Banjarnegara tidak hilang dimakan zaman,” katanya.


(M Syarif SW/CN40/SM Network)

sumber: suaramerdeka.com

News Feed